Sabtu, 06 Agustus 2011

‘Butuh Berapa Mayat Lagi, Sebelum Dunia Bergerak Membantu Gaza?’

‘Obama, Sarkozy, Cameron…kalian ikut membunuh kami!” begitu seru seorang warga Gaza, menyebut Presiden AS Barack Obama, Presiden Perancis Nicolas Sarkozy dan PM Inggris David Cameron yang sejauh ini belum juga mengambil tindakan apa pun untuk menekan Zionis menghentikan brutalitasnya terhadap Gaza.
“Butuh melihat berapa mayat lagi sebelum dunia bergerak membantu kami?” seru seorang warga Gaza lainnya.
Sejak Kamis 7 April lalu, angkatan perang Zionis menggempur Gaza dari berbagai sudut dan menjatuhkan puluhan korban tewas dan luka-luka.
Seorang warga menggambarkan betapa bisingnya Kota Gaza sepanjang malam tadi, bukan saja oleh suara ledakan bom di mana-mana, tetapi juga karena raungan sirene ambulans yang begitu banyak sehingga tidak bisa dihitung lagi jumlahnya.
Sejauh ini diperkirakan sudah 100-an orang cedera karena bom-bom Zionis, termasuk bom fosfor putih dan senjata kimia lainnya.
Arab dan Islam
Sementara itu direktur hubungan internasional Hamas, Usamah Hamdan, menyerukan kepada negara-negara Arab dan Islam untuk “menunjukkan tanggungjawab atas Gaza yang terus menerus diserang penjajah” Zionis.
Hamdan mengatakan kepada Radio Al-Aqsa kemarin, Sabtu 9 April, bahwa agresi terhadap Gaza adalah “kebiasaan ‘Israel” dan sama sekali “bukan sesuatu yang tidak biasa.”
Menurut Hamdan, sebagaimana dikutip PIC, penjajah Zionis tengah memasuki tahap “tidak stabil” dan “tidak menentu” karena satu demi satu sekutunya di kawasan itu menghilang.
“Semangat bangsa kami akan tetap bertahan, dengan izin Allah, dengan keistiqamahan bangsa kami, Mujahidin kami dan para pemimpin politik kami,” kata Hamdan.

0 komentar:

Posting Komentar